Pengertian Startup

 Pengertian Startup


Startup
Pic:canva.com

Pastilah nama startup sudah tidak asing lagi ditelinga masyarakat umum Indonesia. Para pemuda-pemudi Indonesia yang baru lulus perkuliahan ataupun yang sudah menjadi professional berbondong-bondong melamar pekerjaan atau membangun startup mereka sendiri. Apa itu startup? Menurut kamus Bahasa Inggris Oxford Bisnis, startup adalah sebuah perusahaan yang baru saja memulai untuk beroperasi. Sebaliknya berdasarkan Wikipedia, startup adalah sebutan yang merujuk pada seluruh industri yang belum lama beroperasi. Perusahaan-perusahaan ini sebagian besar ialah startup yang baru didirikan serta terletak dalam fase pengembangan dan juga riset agar menciptakan pasar yang pas serta bisa digolongkan dalam tipe usaha kecil menengah. Salah satu keuntungan mendirikan startup yaitu bisa memperluas kapasitas investasi dalam produk baru.

Bagaimana awal permulaan startup di dunia internasional? Kata startup sendiri terkenal secara internasional pada masa gelembung dot com/bubble dot com, pada saat itu banyak gelembung dot com/bubble dot com yang didirikan dalam waktu bersamaan. Dan pada saat itu juga orang-orang mulai berbisnis dengan menggunakan internet serta menjadikan startup berkembang secara cepat. Kemudahan dalam mengakses internet menjadi salah satu peluang bagi para startup ini untuk mengembangkan dan memperoleh keuntungan yang besar baik dalam menjual pelayanan yang berbasis jasa atau dalam menjual produk. Walaupun terkesan startup hanya bergerak di bidang teknologi, namun nyatanya startup bisa bergerak di dalam bidang selain teknologi. Berbagai jenis startup mulai dari startup game, startup edukasi, startup perdagangan dan masih banyak lagi. Beragam macam industri yang dikuasai startup dan karena itupula menjadikan startup ini salah satu pemegang faktor kunci dan memiliki peranan penting bagi perekonomian di Indonesia.

Startup
Pic:canva.com

Di Indonesia banyak pengusaha muda yang sekarang ini baru memulai bisnisnya dengan membangun dan mengembangkan bisnis startup mililknya sendiri. Data Sensus Ekonomi pada 2016 dari Badan Pusat Statistik menyatakan dalam 10 tahun terakhir, industri e-commerce dalam negeri tumbuh sekitar 17% dengan total unit usaha mencapai 26,2 juta. Serta dari informasi tersebut mengutarakan bahwa peralihan ke ranah digital bakal tingkatkan perkembangan ekonomi di Indonesia hingga menggapai 150 Miliyar US Dollar pada 2025 mendatang. Penggunaan smartphone dan akses internet yang mudah menjadi faktor pendukung pertumbuhan industri startup di Indonesia. Bahwa sebanyak 73% pengguna internet di Indonesia mengakses internet mereka melalui smartphone dan angka ini diperkirakan akan terus bertambah dalam waktu lima tahun mendatang.

Maraknya smartphone dan mudahnya menggunakan internet adalah faktor kunci terbesar yang mendukung pertumbuhan startup di dunia serta di Indonesia. Melihat perkembangan startup ini, pemerintah Indonesia sangat menyambut baik pertumbuhan tersebut. Berbagai macam cara yang dilakukan pemerintah untuk mendatangkan investor guna mendorong startup ini menjadi sebuah perusahaan yang bisa membantu ekonomi Indonesia dengan membuka lapangan kerja dan juga pelatihan kerja untuk para pemuda-pemudi tanah air.

Fakta menarik mengenai startup lainnya adalah banyak yang berpikiran bahwa semua startup adalah perusahaan, jika diteliti lebih jauh, tidak semua startup dapat berlabel menjadi sebuah perusahaan dan tidak semua startup itu sukses. Hal ini tentu hal yang sangat lumrah di dunia bisnis mana saja, karena tidak bisa semua startup sukses dalam waktu yang bersamaan, berbagai macam faktor pendukung mulai dari investor, modal, inovasi dan flexibilitas adalah hal pemegang faktor penting dalam mempengaruhi kesuksesan sebuah startup. 

  • Setiap startup juga memiliki perbedaan lain dalam fase pertumbuhannya, diantaranya sebagai berikut:

  1.    Cockroach/kecoa, startup jenis ini adalah startup yang baru saja diluncurkan dan            sedang sangar rajin untuk mencari pendanaan dari para investor.
  2.    Ponies, startup ini sudah memiliki nilai 10 juta dolar dan masih berusaha untuk               meningkatkan nilainya.
  3.   Centaurs, startup yang bernilai 100 juta dolar dan mempunyai produk yang       berkelanjutan.sustainable.
  4.  Unicorn, startup jenis ini memiliki nilai di atas 1 Miliar dolar, di Indonesia salah satu         start  up yang memiliki gelar ini adalah Tokopedia, Traveloka dan Bukalapak.
  5.   Decacorn, startup dengan nilai 10 miliar dolar, startup jenis ini sudah sangat             memungkinkan untuk memperluas jaringannya ke negara lain dan mulai mendominasi   pasar.
  6.  Hectocorn, startup yang sudah berstatus sebagai sebuah perusahaan. Startup jenis ini   memiliki nilai lebih dari 100 Miliar dolar. Contoh startup berlabel ini adalah Google,     Apple dan Microsoft.

  • Tidak semua startup berlabel perusahaan, terdapat pengecualian       terhadap startup-startup yang sudah termasuk dalam kategori berikut ini:
  1.           Umur startup lebih dari tiga tahun.
  2.           Terjadi akuisisi dari perusahaan yang lebih besar.
  3.           Mempunyai banyak kantor cabang.
  4.           Mempunyai karyawan lebih dari 80 orang dan dewan direksi lebih dari 5 orang.
  5.           Pemasukan startup bernilai lebih dari 20 miliar dolar per tahun.
  6.           Atau jika pemilik perusahaan menjual saham pribadinya

Walaupun sebuah startup belum tentu berstatus perusahaan, namun startup tetap memiliki peranan penting dalam membantu ekonomi sebuah negara, terutama Indonesia. Dengan keberadaan startup ini otomatis membuka berbagai macam lapangan kerja dan pelatihan kerja di Indonesia. Itulah mengapa startup mempunyai peranan yang signifikan dalam ekonomi Indonesia yang membuat pemerintah terus mengejar para investor dan membantu para anak-anak bangsa yang sedang membangun startup mereka dengan harapan startup yang mereka dirikan tersebut bisa sukses seperti para pendahulunya, karena semakin banyak startup di Indonesia yang bisa mencapai kesuksesan besar, maka hal ini menjadi dampak yang sangat positif untuk perekonomian bangsa ini.

Tentunya kesuksesan startup tidak lepas dari pentingnya faktor smartphone dan internet. Akses internet di Indonesia sendiri masih sangat jauh kualitasnya dibandingkan dengan negara sebut saja, Korea Selatan. Tidak semua daerah di Indonesia terdapat koneksi internet. Hal ini justru menjadi hal yang negatif sebuah startup dalam membangun bisnis mereka. Karena semakin banyak orang yang memiliki akses internet yang bagus, semakin besar pula peluang kesuksesan sebuah startup itu sendiri. Indonesia harus membenahi permasalahan tersebut jika ingin menjadikan startup sebagai faktor utama pemaju perekonomian di Indonesia. Karena percuma juga jika berbagai investor datang menanamkan modal mereka, namun masyarakat di Indonesia tidak bisa mengakses serta tidak mengetahui nama startup mereka itu sendiri karena faktor terbatasnya koneksi internet di daerah tersebut.

Selain koneksi dan akses internet, perkembangan smartphone di Indonesia menjadi salah satu hal yang tidak bisa dipandang sebelah mata jika dibandingkan dengan kualitas akses internet di bangsa ini. Perkembangan smartphone di Indonesia jauh berkembang pesat, begitu banyak smartphone berkualitas tinggi dengan harga yang terjangkau sehingga membuat seluruh masyarakat umum bisa menggunakan smartphone dengan akses internet, hal ini tentu sangat berbeda jika dibandingkan tahun 2000-an yang pasar smartphone hanya dikuasai oleh merek-merek besar luar negeri saja. Anak-anak bangsa ini sudah bisa menciptakan smartphone berkualitas yang sama dengan merek smartphone luar negeri dengan harga yang jauh lebih murah. Dampak dari hal ini pun pasti dirasakan langsung oleh para pemilik startup, karena otomatis mereka dapat secara mudah mengiklankan produk dan jasa yang ada di startup tersebut. Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa startup memiliki pengertian yang sama namun tidak berarti semua startup berjenis sama serta tidak semua startup berstatus sebuah perusahaan. Kesuksesan startup tidak lepas dari akses internet dan penggunaan smartphone dengan faktor pendukung lainnya yaitu modal, investor, flexibilitas dan inovasi. Diharapkan di masa yang akan datang Indonesia dapat membenahi kekurangan yang ada sehingga mampu mempermudah para pemuda-pemudi tanah air untuk menciptakan produk dan jasa startup mereka sendiri.

 

 

Comments